Senin, Desember 02, 2013

Berdasarkan Jajak Pendapat Mayoritas Rakyat Mesir Mendukung Mursi



Cairo (voa-islam.com) Sebuah jajak pendapat yang dilakukan di Mesir menunjukkan bahwa 68 persen rakyat Mesir yang diambil dari sampel acak, mendukung Presiden Mohammad Mursi kembali kepada kekuasaannya sebagai presiden. Persentase mereka yang mendukung penggulingan Mursi sebesar 18  persen, sedangkan yang tidak menyatakan mendukung Mursi atau mendukung kudeta hanya 12 persen.
Pusat Studi Media Mesir dan Opini Publik ( Integrasi Mesir ) melakukan jajak pendapat menunjukkan, bahwa jumlah rakyat  yang mengambil bagian dalam gerakan  anti – Mohammad Mursi kurang dari 5,5 juta. Sedangkan, kekuatan yang melakukan demonsstrasi pro- Mursi, sebanyak  26 juta rakyat Mesir, pada periode yang sama, ungkap lembaga itu, Sabtu, 30/11/2013.
Direktur Pusat Studi Media Mesir, Mustafa Khodri , mengatakan bahwa opini  yang selama ini mengatakan, bahwa kekuatan kelompok oposisi Mursi yang melakukan aksi di Tahrir Square itu, jumlah 33 juta rakyat. Itu bohong. Jumlah 33 juta kekuatan oposisi itu, hanyalah bualan para oposisi yang menggunakan media pemerintah. Mustafa Khodri  menunjukkan bahwa penelitian ini dilakukan melalui analisis lapangan dan tingkat kepercayaan dan kebenarannya 95 persen.
Jajak pendapat itu menunjukkan tingkat yang relatif stabil dalam jumlah mereka yang mendukung legitimasi Presiden Mohammad Mursi, dan sebaliknya dengan tingkat penurunan yang tajam pada mereka mendukung penggulingan Mursi. “Telah ada penurunan 28 persen dari jumlah rakyat  yang mendukung penggulingan  sejak Agustus lalu”, tambah Khodri . Sejatinya Mursi tetap berada di hati rakyat Mesir, kendati rezim militer sekarang ini, terus berusaha mengisolasi Mursi dipenjara. Afh/hh
Komentarku ( Mahrus ali): 
Bila Islam berkuasa dengan mendapat kemenangan waktu pesta demokrasi pemilu, maka  militer akan menyudutkannya, membinasakannya dan hasil pemilu sia – sia belaka. Trilliunan biaya pemilu menjadi bumerang dan penderitaan untuk rakyat muslim. Hukum yang berlaku adalah harus menginjak Islam dan mendukung kekufuran. Atas dasar itu, militer didirikan, bukan untuk melindungi Islam, tapi kekufuran, bukan bela Allah tapi bela setan. Ini realita bukan meng ada- ada. Hidup dan matinya  militer untuk jalan setan bukan jalan Allah. Ingatlah  pegangan hidup yang tidak boleh dilepaskan sampai mati.
قُلْ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
Katakanlah: sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. An`am 162.
Mau nanya hubungi kami:
088803080803.( Smartfren) 081935056529 ( XL )

Dengarkan pengajian - pengajianku

Alamat rumah: Tambak sumur 36 RT 1 RW1 Waru Sidoarjo. Jatim.

Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan