Minggu, September 21, 2014

Ibnu Hajar dan Nawawi ahlis sunnah atau ahli bid`ah ?


Assalamualaykum syekh. Rifki-jkt. Ada artikel ni syekh, sy ingin tau komen syekh: kata aswaja, syekh sholih al utsaimin, mengeluarkan; imam nawawi, ibnu hajar dan as suyuti dari ahlu sunnah. Beliau mengatakan: laisa huwa min ahli sunnah. Syekh utsaimin mengatakan: manhaj ahlu sunnah itu bersikap itsbat dlm prkara asma wa shifat, sedangkan 3 ulama tadi tdk bersikap itsbat terhadap asma wa shifat. Itu bkn bagian dari manhaj ahlusunnah. Ada tapinya, hal ini pengertian ahlu sunnah secara khusus. Maka kata; laisa huwa min ahlis sunnah, itu maksudnya ahlu sunnah khossoh, spt standar beliau dan ulama yg sejalan dg beliau. Bukan ahlu sunnah aaman (dlm pengertian umum). Tapi klo standar ahlusunnah scara umum, maka kalangan asyairah, maturidyah, ahlu takwil msk dlm ahlusunnah secara umum. Umum adalah: man intasaba ilal islam maa'adar rafidhah. Yg ingin sy tau tentang 3 ulama tadi. Sukron syekh

Saya jawab:
Hanya di bidang takwil sifat dan asma`, keduanya tidak mengikuti ajaran ahlus sunnah, bukan dalam masalah lainnya. Dan ini sudah wajar manusia melakukan kekeliruan, dan tidak akan menjalankan kebenaran terus.
Anda boleh lihat tek aslinya sbb: 




Ternyata disitu Ibnu Utsaimin hanya menyatakan dalam hal mentakwil sifat dan asma ` Allah , Ibnu Hajar dan Nawawi tidak termasuk ahlis sunnah. Maksudnya pentakwilan terhadap asma` dan sifat adalah kekeliruan nyata bukan kebenaran yang samar. Dalam hal ini kita tafwidh saja sebagaiamana madzhab salaf. Maksud tafwidh ini bukan takwil tapi diartikan apa adanya
3. Al-Imam Al-Baihaqi rahimahullah (384-458 H) dalam menetapkan sifat Allah bahwa dia mengatakan:

"لا يجوز وصفه - سبحانه - إلاّ بما دل عليه كتاب الله تعالى أو سنة رسوله صلى الله عليه وسلم ، أو أجمع عليه سلف هذه الأمة"
“Tidak boleh mensifati Allah subhanahu wa ta’ala kecuali dengan yang ditunjukkan oleh Kitabullah atau sunnah rasul-Nya atau ijma’ salaf ummat ini.”
Kesimpulan:

a.) Dalam masalah asma wa sifat Allah, kita juga berhujjah dengan Al-Qur’an, As-Sunnah dan ijma’ salaf. Karena madzhab salaf itulah yang seharusnya diikuti.

.) Beriman dengan Asma’ wa sifat Allah termasuk beriman dari rukun iman pertama, yaitu iman kepada Allah.

c.) Salaf adalah panutan dalam beragama.

d.) Imam Al-Baihaqi tidak membolehkan seseorang untuk beraqidah selain yang dipegangi salaf.

Asskum . Pendidikan anda ?

Saya lulusan stm syekh, bekerja di kontraktor sbg juru gambar(drafter). Rifki, usia jalan 42thn

Syekh, dg taufik dan rahmat allah saya diberi manhaj salaf diusia 40, sdh brjalan 2 thn, dg rajin membaca dan mendownload kajian kitab salaf oleh para asatid yg tlah diterjemahkan ke bhs indonesia, trmasuk sumber ilmu dr blog syekh yg sy ambil. Utk hadis sy condong kpd syekh drpd asatid, krn prhatian syekh yg cukup tinggi trhadap hadis. Rifki- jkt, pengen ketemu, mudah2an bs syekh.
Syekh saya minta izin, bila ada santri ponpes pulau jawa ini, bertanya kpd sy tentang siapa guru sy, bolehkah sy mengatakan guru sy KH. Mahrus Ali, seorang kyai ahli tahqik dan sanad, walaupun sy blajar via blog yg syekh punya. Sebab pemahaman islam d jawa ini berbeda dg sumatra barat tmpat saya. Santri ponpes jawa terkungkung dg manhaj NU yg notabene kyaiisme tau habibisme, sy hanya pinjam istilah sj, yg maksudnya sgt terlalu manut. Klo masarakat akademisi ada yg masa bodoh dan ada yg peduli.

Saya jawab:
Siahkan dengan senang hati

Beliau kirim sms lagi:
Assalamualaykum. Syekh sy sgt berharap email darulqurani.co.id yg syekh punya aktif lg atau email baru, spy sy bs mengirim makalah kajian dg tujuan utk meneguhkan hati bila ada suatu makalah yg membuat sy agak bimbang atau sulit memahami, dan jg agar sy dpt kiriman ilmu dari emaik syekh, sbgaimana sy berlangganan email dg situs2 salafy yg lain. Klo emaik sy : rifki2209@gmail.com. Rifki-jkt. Sukron syekh

Saya jawab:
Tapi banyak temanyg kirim email ke mail sy. Dn sy tdk punya waktu banyak . Sy tidk mampu melayani seluruhnya.maaf . Blog belum di setting untuk ngirim mail, Jadi sementara ini sms saja atau telp.



Mau nanya hubungi kami:
088803080803( Smartfren). 081935056529 (XL ) atau  08819386306   ( smartfren)
Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan