Kamis, September 25, 2014

Densus 88 Tembak Mati Muslim Ketika Shalat, Ketua Pemuda PERSIS Jabar: Kalau Tidak Yahudi ya PKI



BANDUNG (voa-islam.com) – Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri membunuh seorang muslim bernama Nurdin saat sedang melaksanakan shalat ashar, pada Sabtu (20/09/2014) di Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB). Densus 88 menembak Nurdin ketika sujud. Tindakan Densus 88 tersebu jelas-jelas melanggar HAM.
“Jelas melanggar HAM yang sangat mendasar yaitu hak untuk berkeyakinan dan menjalankan agama. Apapun kejahatannya kalo sisi ritual sudah dilanggar haknya maka pelakunya harus dihukum sangat berat,” kata Sekretaris Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Ustadz Hadiyanto, M.Si kepada voa-islam.com, pada Selasa (23/09/2014) melalui pesan pendeknya
“Yang sudah vonis mati aja, ketika akan dieksekusi, masih ditanya mau apa sebagai permintaan akhirnya” tambahnya
Sementara itu, Ketua Pengurus Wilayah Pemuda Persis Jabar Ustadz Syarif Hidayat M.Pd mengatakan bahwa tindakan menembak seseorang ketika tanpa prosedur pengadilan yg benar maka dapat dikatakan tindakan biadab.
“Seharusnya orang yang tengah ibadah jangan dibunuh sadis seperti itu. Saya hanya tahu yang melakukan perbuatan seperti itu, kalo bukan Yahudi ya PKI” katanya kepada voa-islam.com, pada Selasa (23/09/2014) via whatsApp.
Ketika ditanya apakah keberadaan Densus 88 harus dibubarkan atau tidak? Karena seringnya melakukan pelanggaran dalam menjalankan tugasnya, sehingga dikhawatirkan memunculkan rasa dendam, Ustadz Syarif menjawab.
“Kasus ini menjadi batu ujian bagi Densus 88. Menurut hemat saya sudah saatnya keberadaan Densus 88 dievaluasi secara komprehensif dan ana kira Densus 88 sudah sepatutnya dibubarkan dengan alasan banyaknya kasus yang merugikan umat” pungkasnya. [syahid/voa-islam.com]
Komentarku ( Mahrus ali ):
Bila anda tahu begitu ganasnya Densus 88 terhadap umat Islam dan dukungannya yang sangat kepada kaum kristiani. Hakikatnya adalah menunjukkan dirinya siapakah dia ? Siapa yang memberi biaya oprasionalnya. Saya pernah baca pada salah satu situs terpercaya bahwa biaya oprasional dan alat – alat yang dibawanya dari kafirin Australia dan Yahudi Amirika. Umat Islam tidak pernah melakukan sadisme seperti itu terhadap musuh Allah dan kekasih setan - yaitu kafirin dan munafikin.
Umat Islam meninggalkan ayat ini hingga di anggap sampah oleh mereka.
مُّحَمَّدٌ رَّسُولُ اللَّهِ ۚ وَالَّذِينَ مَعَهُ أَشِدَّاءُ عَلَى الْكُفَّارِ رُحَمَاءُ بَيْنَهُمْ ۖ تَرَاهُمْ رُكَّعًا سُجَّدًا يَبْتَغُونَ فَضْلًا مِّنَ اللَّهِ وَرِضْوَانًا ۖ سِيمَاهُمْ فِي وُجُوهِهِم مِّنْ أَثَرِ السُّجُودِ ۚ ذَٰلِكَ مَثَلُهُمْ فِي التَّوْرَاةِ ۚ وَمَثَلُهُمْ فِي الْإِنجِيلِ كَزَرْعٍ أَخْرَجَ شَطْأَهُ فَآزَرَهُ فَاسْتَغْلَظَ فَاسْتَوَىٰ عَلَىٰ سُوقِهِ يُعْجِبُ الزُّرَّاعَ لِيَغِيظَ بِهِمُ الْكُفَّارَ ۗ وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ مِنْهُم مَّغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا
Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. Kamu lihat mereka ruku' dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar. Al fath 29.

Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan