Selasa, April 29, 2014

PRABOWO dan JOKOWI KRISTEN AHOK



Perlu untuk di ketahui bersama. sebenarnya siapa yg mengusung si cina kristen Ahok untuk dipasangkan dgn Jokowi? sehingga jakarta dipimpin oleh orang kafir?
ternyata Prabowo Subianto lah yang menggotong nama Basuki Tjahaya Purnama dari partai GERINDRA untuk dipasangkan dengan Jokowi dari partai PDIP maju ke Pilgub DKI 2012, dalam benak saya sempat bertanya, “Emang dia siapa?” Oh ternyata dia si Ahok yang China dan Kristen itu.
Gila gila gila berani benar Prabowo mengajukan Ahok dipasangkan dengan wong Solo – Jokowi, dan ini namanya baru terobosan bahwa DKI Pertama kali dipimpin oleh orang kristen. Lalu “Prabowo – Megawati Sang Arsitek.”
Dan perlu untuk diketahui bersama. bahwa pernyataan prabowo sendiri dalam Halamannya:
Prabowo Subianto: “Ayah saya beragama Islam. ibu saya beragama Kristen. Saat Natal tiba, di rumah keluarga saya selalu terpajang pohon natal. Sementara pada saat bulan Ramadhan, ibu saya ikut bangun tengah malam untuk bersahur bersama ayah saya. Prinsip saling menghargai antara agama, ras dan suku yang saya pelajari dari ayah dan ibu saya, akan terus melekat di diri saya. Saya, Prabowo Subianto, bersama Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) mengucapkan Selamat Hari Natal.”
Sumber dari FP Resmi partainya sendiri :
dalam video Youtubenya juga bisa di simak :
setelah dikaji dan diteliti TERNYATA :
1. Ibu Prabowo bernama Dora Sigar, nama lengkapnya “Dora Marie Sigar Sumitro Djojohadikusumo” keturunan minahasa-jerman, beragama Kristen.
2. Kakak tertua Prabowo Bintianingsih (isteri Joseph Sudrajad Jiwandono seorang Katholik).
3. Kakak perempuannya lagi “Mayrani Ekowati” menikah dengan orang Perancis beragama Kristen.
4. Hashim Djojohadikusumo (adik terakhir), menjadi Dewan Pembina Kristen di partai Gerindra.
Muhammad Yusuf via fp nahimunkar.com/ Akun Bayaran Pendukung Jokowi Dikenal dengan Pasukan Nasibungkus
(nahimunkar.com)

Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan