Kamis, Februari 27, 2014

Membongkar tabir intelejen Amerika di Indonesia



MALANG (Arrahmah.com) – Sejak periode perjuangan kemerdekaan hingga setelah 69 tahun Indonesia merdeka, belum pernah sekejap pun umat Islam Indonesia merasakan kemerdekaan dalam menjalankan syariatnya secara utuh. Sungguh ironis mengingat kemerdekaan yang diraih ini adalah hasil keringat dan darah para pejuang Muslim di Indonesia. Rupanya dibalik kezhaliman ini peran intelejen asing khususnya Amerika dan Yahudi sangatlah besar.
Melihat kondisi kekinian umat Islam yang semakin tertindas dan yang lebih gawat lagi tidak sadar dengan ketertindasannya tersebut. Kaum Muslimin Malang- pun tergerak untuk membuka kedok kaum kafirin khususnya Amerika, melalui sebuah tabligh akbar yang dilaksanakan pada hari Ahad (23/2/14) bertempat di aula Ma’had A’ly tahfidzhul Qur’an Firqotun Najiyah, Karangploso Kabupaten Malang dengan tema “Membongkar Konspirasi amerika dalam Menghancurkan Islam Indonesia”.
Sebagai narasumber yang hadir dalam tabligh akbar ini adalah Ust. Ir. Andri Kurniawan, M.Ag (Ketua Markaz Dakwah Malang) dan Kolonel (purn) Herman Ibrahim (pengamat intelejen) dari Bandung.
Acara ini disambut dengan antusiasme yang tinggi, dibuktikan dengan kehadiran 300 lebih jamaah yang tidak hanya berasal dari dalam dan luar kota Malang saja tetapi juga dari dari luar Jawa.
Tabligh Akbar ini membahas sisi lain dari wajah Amerika yang sebenarnya di Indonesia yang tidak pernah diungkap oleh media tanah air. Sesi pertama diisi dengan pemaparan data dan fakta oleh Ustadz Ir. Andri Kurniawan, M.Ag yang secara terperinci menjelaskan kondisi umat Islam Indonesia yang telah dikontrol oleh pihak asing bentukan Amerika dan sekutunya. Organisasi-organisasi kaum kafir dunia sperti RAND yang dengan kekuatan analisisnya menyebarkan fitnah dan memutarbalikkan fakta tentang hakikat perjuangan Jihad Islam, demokrasi ala Amerika yang menuhankan kepentingan pihak yang menguasai uang, hingga pembeberan fakta kucuran dana dari Amerika dan sekutunya dalam membiayai perang melawan terorisme di Indonesia yang kini justru menjadi perang melawan kaum muslimin, dikupas secara detail dan faktual oleh Ustad yang juga menjabat sebagai ketua Dewan Dakwah Islamiyah Malang ini.
Berkenaan dengan berita terorisme akhir-akhir ini yang selalu menyudutkan jati diri umat Islam dengan perjuangan jihadnya, Ustadz Andri Kurniawan menegaskan bahwa jihad ini resikonya besar, tetapi sebanding dengan ridho Allah yang ada di dalamnya, hanya orang munafik yang menolak jihad. “256 ayat jihad yang ada di dalam al-quran adalah barometer Islam, pembeda antara Mukmin sejati dan munafik sejati,” paparnya berapi-api.
Selanjutnya dalam sesi kedua yang diisi oleh Kolonel (purn) Herman Ibrahim (pengamat intelejen) dari Bandung mengawali kajiannya dengan menjelaskan posisi tentara/TNI yang sudah sejak awal berjuang bersama umat Islam Indonesia dalam membebasan NKRI dari cengkaraman penjajah. Dia mengkritisi pemilu Indonesia yang berkiblat pada demokrasi yang sudah jelas kebobrokannya di Indonesia, menurutnya pemilu ini hanyalah permainan intelejen negara-negara kafir seperti Amerika yang berupaya memperkuat genggamannya di bumi Indonesia, hal ini dibuktikan bahwa tidak akan ada calon presiden Indonesia di 2014 nanti yang benar-benar berani i memerdekakan Indonesia dari ketergantungan terhadap pihak asing. “Sistem ini merusak akal, pikiran, dan segalanya. Tolak Demokrasi, perjuangkan Islam, Allah akan menolong kita” pesan lulusan Akmil 1968 ini dengan semangat di akhir penjelasannya.
Pada sesi akhir tabligh akbar ini ditutup dengan sesi tanya jawab dari para jamaah. Berbagai pertanyaan yang diajukan mengerucut pada dua persoalan, yaitu tentang kebiadaban Densus 88, bagaimana Muslim Indonesia saat ini harus bersikap pada fitnah yang tak henti-hentinya mendera. (azm/arrahmah.com)
Komentaku ( Mahrus ali ):
Kalau orang – orang kafir memerangi kaum muslimin di setiap saat, bukan saja sekarang, tapi dulu juga begitu, dan bukan saja di Indonesia tapi di negara manapun. Itu hal yang wajar bukan aneh lagi. Lihat saja ayat ini:
 إن الْكَافِرِينَ كَانُوا لَكُمْ عَدُوًّا مُّبِينًا
 Sesungguhnya orang-orang kafir itu adalah musuh yang nyata bagimu. Nisa` 101.
Amirika bukan teman yang samar tapi musuh yang nyata, sayang nya kaum muslimin  malah membanggakan Amirika, lalu meremehkan kaum muslimin sendiri seolah tidak punya harga diri lalu menghinakan  diri untuk menjadi pelayan  bangsa asing  dengan  menginjak injak ajaran agamanya. Ingatlah ayat ini:
الَّذِينَ يَتَّخِذُونَ الْكَافِرِينَ أَوْلِيَاءَ مِن دُونِ الْمُؤْمِنِينَ ۚ أَيَبْتَغُونَ عِندَهُمُ الْعِزَّةَ فَإِنَّ الْعِزَّةَ لِلَّهِ جَمِيعًا
(yaitu) orang-orang yang mengambil orang-orang kafir menjadi teman-teman penolong dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Apakah mereka mencari kekuatan di sisi orang kafir itu? Maka sesungguhnya semua kekuatan kepunyaan Allah. Nisa`  139
Peringatan:Mesin pencari diblog tidak berfungsi, pergilah ke google lalu tulislah:  mantan kiyai nu    lalu teks yang kamu cari
Mau nanya hubungi kami: 088803080803.( Smartfren) 081935056529 ( XL ) Alamat rumah: Tambak sumur 36 RT 1 RW1 Waru Sidoarjo. Jatim.
Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan