Rabu, Desember 05, 2012

Kang Said Jadi Tokoh Muslim Berpengaruh Dunia





Jakarta, NU Online
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj kembali masuk dalam tokoh muslim paling berpengaruh di dunia dengan menduduki urutan ke-19 untuk tahun 2012 versi The Royal Islamic Strategic Studies Centre Yordania. Sejak menjabat sebagai ketua umum PBNU sejak 2010, ia telah masuk dalam jajaran tokoh elit muslim dunia. Tahun 2010, menduduki peringkat ke19, 2011, peringkat ke-17 dan tahun 2012 peringkat ke-19.

Pengaruhnya ini dinilai tak lepas dari besarnya Nahdlatul Ulama dengan pengikut lebih dari 70 juta dan terus melakukan perluasan jaringan. NU memiliki jaringan dari pusat sampai ke tingkat ranting atau desa serta melakukan perluasan cabang di luar negeri dimana banyak anak NU yang belajar di berbagai universitas atau bekerja di berbagai institusi.

NU dinilai memiliki layanan sosial yang memberi kontribusi sangat besar pada masyarakat Indonesia di bidang pendidikan, kesehatan dan pengurangan kemiskinan. Dalam bidang politik kebangsaan, NU turut serta dalam gerakan anti korupsi, reformasi sosial yang berakar pada nilai-nilai Islam. NU juga memiliki perhatian besar dalam menjaga harmoni sosial di Kiai Said juga mendirikan Said Aqil Center (SAS), sebuah pusat studi di Mesir yang berfokus pada pengembangan wacana keislaman, khususnya di dunia Arab.

Posisi Kiai Said ini lebih tinggi dari sejumlah Raja atau pemimpin politik. Sultan Muhammadu Sa’adu Abubakar III, raja Sokoto di Nigeria yang menjadi pemimpin bagi 74.6 muslim menduduki peringkat ke-22, pemimpin tareket Tijani Sheikh Ahmad Tijani Ali Cisse menduduki peringkat ke-23.

President Turki Abdullah Gül, yang merupakan presiden Turki dengan latar belakang Islam menduduki peringkat ke-24 sedangkan raja Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah ke-25.
Ilmuwan Suriah Sheikh Dr M Sa’id Ramadan Al-Bouti di peringkat 27 sedangkan Sekretaris Jenderal Hizbullah, organisasi perlawanan Israel menduduki peringkat ke-28. Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin berada di posisi 39.

Pengurus NU lain yang masuk dalam kategori tokoh berpengaruh adalah KH Sahal Mahfudh, rais aam PBNU yang terpilih untuk periode ketiga kalinya. Sejak tahun 2000, ia menjadi ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menjadi wadah bagi umat Islam di Indonesia. Salah satu peran yang dipegang MUI adalah fatwa halal. Kiai Sahal juga menjadi pengasuh pesantren Maslahul Huda, sebuah pesantren yang memiliki perhatian cukup besar dalam hal pengembangan ekonomi, khususnya UKM. 
KH Bisri Mustofa Bisri menjadi tokoh berpengaruh atas perannya sebagai ulama yang sekaligus sebagai novelis, pelukis, dan penyair. Ia dinilai sebagai ikon bdudaya dan mendorong kebebasan berekpresi yang ditentang oleh kelompok radikal. Ia berpengaruh dalam pengembangan sosial ekonomi NU selama tiga puluh tahun terakhir.

Penulis: Mukafi Niam 
Komentarku ( Mahrus ali):
Pemilihan tsb menurut The Royal Islamic Strategic Studies Centre Yordania, bukan komite fatwa dan bimbingan Islami Saudi, Rabitah alamil Islami atau komite raja Faishol untuk hadiah bagi para da`i.
Setahu saya, Bapak KH Said Aqil Siroj berpengaruh dikalangan sebagian  muslim ahli bid`ah   Dan sebagian lainnya menolak dan kurang sreg kepadanya.  Dia pembela muslim ahli bid`ah dan Syi`ah.
 Dia tidak berpengaruh sama sekali di kalangan muslim ahlis sunnah seperti Muhammadiyah atau Salafy. Dia  tidak pernah membela  muslim ahlis sunnah, bahkan terkesan memusuhinya.
Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan