Kamis, September 15, 2011

Ayo Makan Bayam!

 

Ayo Makan Bayam!

  • Kamis, 15 September 2011 | 11:21 WIB
SURABAYA | SURYA Online - Suka makan bayam? Berita bagus untuk Anda. Pasalnya, dengan makan bayam, Anda akan mendapat satu jenis nutrisi dari sekian banyak nutrisi lain yang terdapat dalam sayuran tersebut, yang dapat membantu menambah sel darah merah.
Zat besi adalah salah satu keistimewaan bayam. Zat besi diperlukan untuk pembentukan sel darah merah agar Anda tidak menderita penyakit kekurangan darah, yang dikenal dengan nama anemia.
Sungguh tidak mengenakan menderita anemia. Mudah lemas, olahraga sedikit saja napas sudah tersengal-sengal. Belum lagi dada terasa sakit usai olahraga. Dan yang pasti penderitanya sering pusing. Berdiri terlalu cepat dari posisi duduk sudah bikin tubuh seperti “melayang”. Belum lagi wajah pucat. Jadi tidak terlihat cantiknya. Pada akhirnya kegiatan fisik menjadi aktivitas yang sering dihindari oleh para penderita anemia.
Banyak penyebab yang dapat menimbulkan anemia. Dari semuanya, anemia karena kekurangan zat besi yang paling mudah diobati. Tentu saja denagn rajin menyantap makanan yang mengandung zat besi, seperti bayam.
Jika Anda sudah menyantap banyak sumber zat besi, ada beberapa pantangan. Seperti misalnya menghindari hal-hal yang bisa mencegah penyerapan zat besi oleh tubuh. Kafein adalah contohnya. Minuman yang mengandung kafein dapat mencegah penyerapan. Jadi, sudah berapa banyak pun makanan mengandung zat besi yang disantap kalau Anda juga rajin minum kopi, tiada guna.
Apa saja sumber-sumber zat besi selain bayam? Banyak,misalnya hati sapi atau ayam, kerang, tiram, daging sapi yang dimasak, ikan salmon, tuna, sereal yang diperkaya zat besi, kacang-kacangan, serta pasta.
Komentarku ( Mahrus ali )
Untuk makan bayam sudah tentu di perkenankan bukan di larang   menurut ajaran Allah bukan ajaran setan . Dalam  suatu ayat di jelaskan :
الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ مَهْدًا وَسَلَكَ لَكُمْ فِيهَا سُبُلًا وَأَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَخْرَجْنَا بِهِ أَزْوَاجًا مِنْ نَبَاتٍ شَتَّى(53)كُلُوا وَارْعَوْا أَنْعَامَكُمْ إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَاتٍ لِأُولِي النُّهَى(54)
Yang telah menjadikan bagimu bumi sebagai hamparan dan Yang telah menjadikan bagimu di bumi itu jalan-jalan, dan menurunkan dari langit air hujan. Maka Kami tumbuhkan dengan air hujan itu berjenis-jenis dari tumbuh-tumbuhan yang bermacam-macam. Makanlah dan gembalakanlah binatang-binatangmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu, terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi orang-orang yang berakal.  Thoha 54 – 53
Dalam ayat tsb Allah memerintah untuk  makan tanaman , sudah tentu banyak faedahnya , masak Allah memerintah  sesuatu lalu berbahaya , ber arti Allah tidak bijak .
Jangan makan kerang , sebab tiada dagingnya  dan zat hitam di kerang itu tahi nya , dan Allah melarang kita makan khobits lihat ayat sbb :
الَّذِينَ يَتَّبِعُونَ الرَّسُولَ النَّبِيَّ الْأُمِّيَّ الَّذِي يَجِدُونَهُ مَكْتُوبًا عِنْدَهُمْ فِي التَّوْرَاةِ وَالْإِنْجِيلِ يَأْمُرُهُمْ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَاهُمْ عَنِ الْمُنْكَرِ وَيُحِلُّ لَهُمُ الطَّيِّبَاتِ وَيُحَرِّمُ عَلَيْهِمُ الْخَبَائِثَ وَيَضَعُ عَنْهُمْ إِصْرَهُمْ وَالْأَغْلَالَ الَّتِي كَانَتْ عَلَيْهِمْ فَالَّذِينَ ءَامَنُوا بِهِ وَعَزَّرُوهُ وَنَصَرُوهُ وَاتَّبَعُوا النُّورَ الَّذِي أُنْزِلَ مَعَهُ أُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ
(Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang ummi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang ma`ruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Maka orang-orang yang beriman kepadanya, memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al Qur'an), mereka itulah orang-orang yang beruntung[1].
Redaksi :
وَيُحَرِّمُ عَلَيْهِمُ الْخَبَائِثَ
Mengharamkan  segala yang buruk. ( terjemahan depag  RI )
Saya sendiri kurang sreg ,  menurut saya   , artinya  : Mengharamkan segala yang jember untuk mereka.
Untuk masalah telor bacalah di artikel ini :
02 Agt 2011
Makan telor berarti merusak keturunan , sebab telor berisikan janin , dimana seluruh sahabat dan Nabi S.A.W. tidak pernah memakannya .Begitu juga makanan yang bahannya dari telor seperti kebanyakan roti . Sekarang ...




[1] Al a`raf 157
Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan